Cara Menyiapkan Dana Darurat Bagi Pasangan Muda Yang Baru Saja Memiliki Anak

Memiliki anak untuk pertama kali membawa kebahagiaan sekaligus tanggung jawab finansial yang lebih besar. Salah satu langkah penting yang harus dilakukan pasangan muda adalah menyiapkan dana darurat. Dana ini berfungsi sebagai bantalan keuangan untuk menghadapi kejadian tak terduga, mulai dari biaya kesehatan anak hingga kebutuhan mendadak di rumah.

Read More

1. Hitung Kebutuhan Dasar Keluarga

Langkah pertama adalah mengetahui berapa besar pengeluaran bulanan keluarga. Sertakan kebutuhan pokok seperti makanan, popok, pakaian anak, transportasi, cicilan rumah atau kendaraan, dan tagihan rutin lainnya. Setelah itu, tambahkan perkiraan biaya tambahan yang mungkin muncul karena kebutuhan anak, seperti imunisasi atau perawatan medis.

2. Tentukan Target Dana Darurat

Dana darurat idealnya setara dengan 3 hingga 6 bulan pengeluaran rutin keluarga. Pasangan muda dengan anak biasanya disarankan menyiapkan dana di kisaran 6 bulan agar lebih aman, mengingat kemungkinan biaya tak terduga cenderung meningkat setelah kelahiran anak.

3. Pilih Instrumen Keuangan yang Aman

Dana darurat sebaiknya mudah dicairkan dan minim risiko. Rekening tabungan dengan bunga kompetitif, deposito jangka pendek, atau instrumen pasar uang bisa menjadi pilihan. Hindari mengalokasikan dana darurat di saham atau investasi yang berisiko tinggi karena nilainya bisa turun saat dibutuhkan mendadak.

4. Sisihkan Secara Konsisten

Bagi pasangan muda, membangun dana darurat sekaligus mengelola pengeluaran baru bisa terasa menantang. Mulailah dengan menyisihkan persentase tertentu dari pendapatan setiap bulan, misalnya 10–20%, lalu tingkatkan secara bertahap. Konsistensi lebih penting daripada jumlah besar sekaligus.

5. Libatkan Kedua Pasangan

Komunikasi terbuka tentang keuangan sangat penting. Tentukan prioritas pengeluaran dan dana darurat bersama-sama agar setiap keputusan finansial selaras dengan tujuan keluarga. Dengan begitu, dana darurat dapat dibangun tanpa menimbulkan stres tambahan.

6. Evaluasi Secara Berkala

Kebutuhan keluarga akan berubah seiring bertambahnya usia anak. Evaluasi dan sesuaikan target dana darurat setiap 6–12 bulan agar tetap relevan. Misalnya, biaya pendidikan anak atau perawatan kesehatan tambahan bisa memengaruhi jumlah yang perlu disiapkan.


Menyiapkan dana darurat sejak dini membantu pasangan muda merasa lebih tenang menghadapi ketidakpastian hidup. Selain itu, kebiasaan ini juga menjadi fondasi penting untuk perencanaan keuangan jangka panjang keluarga.

Related posts